Komisi IV DPRD Sukabumi Tekan SPPG Agar Tak Bergantung Produk Impor

- Author

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriadi.

Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriadi.

NUANSA SUKABUMI — Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriadi, menyampaikan imbauan tegas kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak menggunakan produk impor dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Melalui pesan singkat WhatsApp, Ferry menegaskan bahwa program MBG memiliki tujuan strategis, yakni memastikan negara hadir dalam mempersiapkan dan menopang generasi masa depan dari aspek pemenuhan gizi. Imbauan tersebut, kata dia, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), serta sejumlah menteri terkait.

 

Ia menjelaskan, selain berfokus pada peningkatan kualitas gizi anak bangsa, MBG juga dirancang untuk mendukung kesiapan generasi muda dalam menghadapi Indonesia Emas 2045. Di sisi lain, program ini memiliki misi penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput.

 

Menurut Ferry, pelibatan petani dan pedagang kecil sebagai pemasok bahan pangan untuk dapur MBG menjadi salah satu tujuan utama program tersebut. Dengan demikian, perputaran ekonomi di lapisan bawah masyarakat dapat meningkat secara signifikan.

 

“Atas dasar itu, kami dari Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi mengimbau secara tegas agar seluruh SPPG tidak menggunakan produk impor, baik buah, sayuran, maupun bahan pangan lainnya,” tegas Ferry.

 

Ia menilai penggunaan bahan pangan impor justru menutup peluang bagi petani lokal dan pelaku usaha kecil untuk berkembang. Dampak positif dari kebijakan tersebut, lanjutnya, hanya akan dirasakan oleh importir dan negara lain, bukan masyarakat lokal.

 

Ferry menekankan pentingnya pemanfaatan potensi lokal dalam program MBG. Jika ketersediaan pangan lokal mencukupi, seperti pisang, melon, atau jenis buah dan sayuran lainnya, maka produk-produk tersebut seharusnya diprioritaskan. Langkah ini diyakini dapat meningkatkan nilai produk dalam negeri sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dari lapisan bawah.

 

“Kami akan terus menyuarakan dan mengawal hal ini agar setiap SPPG mulai meninggalkan penggunaan buah dan sayur impor, serta beralih sepenuhnya ke produk lokal demi kemajuan dan peningkatan ekonomi masyarakat bawah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bazar Kuliner Ramadhan 1447 H Digelar, Bupati Asep Japar Dorong UMKM Naik Kelas
Daiyah Muda Asal Cikembar Masuk 14 Besar AKSI Indosiar 2026, Energi Baru Generasi Sukabumi
UMKM Keripik Sawo Jadi Gebrakan Baru, Potensi Desa Mekarasih Kian Terangkat
Potensi Peternakan Desa Mekarasih Dinilai Mampu Dongkrak Kesejahteraan Warga
Dadang Hermawan Dampingi Zainul Munasichin Sosialisasikan MBG dan BPJS di Surade
DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Tarawih Keliling di Waluran, Kang Erpa Ajak Tingkatkan Ibadah dan Kepedulian Sosial
DPRD Dukung Penuh Muhibah Ramadan 2026, Perkuat Sinergi Wujudkan Sukabumi Mubarakah
Sekretaris DPRD Kabupaten Sukabumi Pimpin Kegiatan Keagamaan Ramadhan 1447 H

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 17:02 WIB

Bazar Kuliner Ramadhan 1447 H Digelar, Bupati Asep Japar Dorong UMKM Naik Kelas

Senin, 2 Maret 2026 - 16:19 WIB

Daiyah Muda Asal Cikembar Masuk 14 Besar AKSI Indosiar 2026, Energi Baru Generasi Sukabumi

Senin, 2 Maret 2026 - 12:35 WIB

UMKM Keripik Sawo Jadi Gebrakan Baru, Potensi Desa Mekarasih Kian Terangkat

Senin, 2 Maret 2026 - 03:45 WIB

Potensi Peternakan Desa Mekarasih Dinilai Mampu Dongkrak Kesejahteraan Warga

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:31 WIB

Dadang Hermawan Dampingi Zainul Munasichin Sosialisasikan MBG dan BPJS di Surade

Berita Terbaru