NUANSA SUKABUMI – Potensi wisata di Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diproyeksikan kembali ramai dikunjungi wisatawan dalam beberapa pekan ke depan. Hal itu menyusul mulai diperbaikinya akses jalan kabupaten ruas Bagbagan–Warungkiara, khususnya jembatan yang menjadi salah satu akses penting menuju kawasan wisata.
Perbaikan jembatan tersebut diketahui menelan anggaran sekitar Rp2,6 miliar. Infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang hendak menuju sejumlah destinasi wisata di Desa Mekarasih.
BACA JUGA Wisata Petik Melon Diresmikan, Dorong Pengembangan Potensial Sektor Pertanian Modern
Salah satu potensi wisata yang selama ini menjadi perhatian adalah Curug Tangga dan pemandian air panas Desa Mekarasih. Kedua destinasi tersebut dinilai memiliki potensi untuk terus dikembangkan, terlebih apabila akses transportasi menuju lokasi semakin baik.
Kepala Dusun 1 Desa Mekarasih, Ali Sadikin, menyambut baik perbaikan infrastruktur tersebut. Menurutnya, akses jalan menjadi salah satu pertimbangan utama wisatawan ketika hendak mengunjungi sebuah destinasi.
“Dengan pembangunan akses jalan ini akan kembali normal. Kalau aksesnya lancar dan nyaman, para wisatawan ketika mengunjungi suatu wisata pasti melirik terlebih dahulu aksesnya. Alhamdulillah sekarang sudah kembali diperbaiki jembatan dan kita harus kawal pembangunannya, jangan sampai dengan nominal anggaran pembangunan besar tetapi hasilnya tidak memuaskan,” ujar Ali Sadikin.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus benar-benar dikerjakan dengan kualitas yang baik dan sesuai dengan anggaran yang telah dialokasikan. Masyarakat pun diharapkan ikut mengawal proses pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Jembatan Rawayan Turut Direnovasi
Selain Jembatan Cibubuay yang berada di jalur Bagbagan–Warungkiara, Jembatan Rawayan yang menjadi penghubung Desa Mekarasih dengan wilayah Bantargebang juga kembali direnovasi.
Renovasi Jembatan Rawayan tersebut dilakukan oleh Yayasan Sasakan Sinergi Foundation dengan nilai anggaran sekitar Rp800 juta. Dalam pelaksanaannya, masyarakat turut dilibatkan melalui semangat gotong royong, khususnya warga Dusun 3 Desa Mekarasih.
Keberadaan Jembatan Rawayan juga dinilai sangat penting, bukan hanya bagi mobilitas warga, tetapi juga bagi wisatawan yang hendak mengakses sejumlah potensi wisata di wilayah tersebut.
Dengan adanya perbaikan sejumlah infrastruktur tersebut, masyarakat berharap akses menuju Desa Mekarasih semakin mudah, aman dan nyaman. Kondisi itu sekaligus diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata serta perekonomian masyarakat sekitar.
Reporter: NUANSA SUKABUMI








