DPRD Sukabumi Desak Jalur Utara Cisolok–Palabuhanratu Diprioritaskan Demi Antisipasi Megathrust

- Author

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NUANSA SUKABUMI – Kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa megathrust di pesisir selatan Sukabumi kembali menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Sukabumi. Dewan mendesak agar pembangunan jalur utara Cisolok–Cikakak–Palabuhanratu yang sempat terhenti segera dikebut dan masuk prioritas utama pada APBD 2026.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Junajah Jajah Nurdiansyah, menegaskan bahwa ketergantungan pada jalur selatan saat ini sangat berisiko jika bencana besar terjadi. Kondisi wilayah yang rawan longsor dan banjir dinilai berpotensi memutus akses evakuasi dan penyaluran bantuan.

“Kalau hanya mengandalkan jalur selatan, ini sama saja mempertaruhkan nyawa warga. Sekali akses terputus, evakuasi akan lumpuh,” kata Junajah, Selasa (20/1/2026).

Menurutnya, wilayah pesisir selatan Sukabumi termasuk zona rawan megathrust sebagaimana disampaikan BMKG dan BNPB. Namun, edukasi kebencanaan saja dinilai tidak cukup tanpa dukungan infrastruktur yang memadai.

“Kesadaran masyarakat penting, tapi tanpa jalur evakuasi yang layak, itu tidak ada artinya. Jalur utara ini menjadi akses penyelamat,” ujarnya.

 

Junajah menjelaskan, proyek pembangunan jalan selebar enam meter yang melintasi tujuh desa tersebut sejatinya telah dirancang sejak lama. Namun, proyek itu terhenti sejak pandemi COVID-19 dan hingga kini belum kembali berjalan.

Ia menyebut, persoalan pembebasan lahan menjadi hambatan utama yang harus segera dituntaskan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Secara perencanaan sudah siap, trase juga jelas. Tinggal keberanian mengambil keputusan. Masalah lahan harus diselesaikan dengan pendekatan yang tepat, tapi tegas,” tegasnya.

Selain berfungsi sebagai jalur mitigasi bencana, Junajah meyakini keberadaan jalur utara juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman Cisolok hingga Palabuhanratu. Akses baru ini diyakini mampu memperlancar distribusi hasil pertanian sekaligus membuka potensi pariwisata yang selama ini terisolasi.

“Keselamatan warga itu prioritas utama. Tapi dampak ekonominya juga besar. Ini investasi jangka panjang, bukan hanya untuk infrastruktur, tapi untuk nyawa dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bazar Kuliner Ramadhan 1447 H Digelar, Bupati Asep Japar Dorong UMKM Naik Kelas
Daiyah Muda Asal Cikembar Masuk 14 Besar AKSI Indosiar 2026, Energi Baru Generasi Sukabumi
UMKM Keripik Sawo Jadi Gebrakan Baru, Potensi Desa Mekarasih Kian Terangkat
Potensi Peternakan Desa Mekarasih Dinilai Mampu Dongkrak Kesejahteraan Warga
Dadang Hermawan Dampingi Zainul Munasichin Sosialisasikan MBG dan BPJS di Surade
DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Tarawih Keliling di Waluran, Kang Erpa Ajak Tingkatkan Ibadah dan Kepedulian Sosial
DPRD Dukung Penuh Muhibah Ramadan 2026, Perkuat Sinergi Wujudkan Sukabumi Mubarakah
Sekretaris DPRD Kabupaten Sukabumi Pimpin Kegiatan Keagamaan Ramadhan 1447 H

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 17:02 WIB

Bazar Kuliner Ramadhan 1447 H Digelar, Bupati Asep Japar Dorong UMKM Naik Kelas

Senin, 2 Maret 2026 - 16:19 WIB

Daiyah Muda Asal Cikembar Masuk 14 Besar AKSI Indosiar 2026, Energi Baru Generasi Sukabumi

Senin, 2 Maret 2026 - 12:35 WIB

UMKM Keripik Sawo Jadi Gebrakan Baru, Potensi Desa Mekarasih Kian Terangkat

Senin, 2 Maret 2026 - 03:45 WIB

Potensi Peternakan Desa Mekarasih Dinilai Mampu Dongkrak Kesejahteraan Warga

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:31 WIB

Dadang Hermawan Dampingi Zainul Munasichin Sosialisasikan MBG dan BPJS di Surade

Berita Terbaru