NUANSA SUKABUMI – Akses jalan kabupaten Sukabumi yang menghubungkan Bagbagan menuju Warung Kiara lumpuh total akibat longsor yang terjadi hingga tiga kali di dua titik berbeda, yakni di Desa Cibuntu dan Desa Mekarasih. Longsor tersebut menutup badan jalan sepenuhnya dan membuat kendaraan tidak bisa melintas.
Peristiwa ini membuat aktivitas warga terganggu, mengingat jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama masyarakat untuk beraktivitas, termasuk menuju pusat ekonomi dan layanan penting lainnya.
Salah seorang warga, Dayat, menyampaikan harapannya agar pemerintah setempat segera tanggap menangani kejadian ini. Menurutnya, keselamatan warga harus menjadi prioritas utama.
“Saya berharap pemerintah cepat tanggap dengan kejadian seperti ini, demi keselamatan warga. Ini jalan satu-satunya. Minimal dari pihak pemerintah harus sigap, siaga alat berat. Kalau terus mengandalkan gotong royong warga, pasti kelelahan, apalagi longsor ini menutupi seluruh jalan,” ujar Dayat.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya, Nanang. Ia menyoroti kondisi jalan yang sebelumnya sudah diusulkan untuk diperbaiki.
“Apalagi kemarin ruas jalan ini sudah diminta perbaikan ke KDM, Gubernur Jawa Barat, dengan anggaran nominalnya sampai miliaran. Masa dari pihak pemerintah kabupaten mulai sekarang tidak bisa merawatnya,” ungkap Nanang.
Warga berharap pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi segera turun tangan dengan langkah konkret, termasuk menerjunkan alat berat dan melakukan perbaikan permanen agar kejadian serupa tidak terus berulang, terutama saat musim hujan.






