Kepala Desa Viral Ungkap Pernah Beristri Dua, Dedi Mulyadi Minta Audit Dana Desa

- Author

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber foto thumbanil vidio youtube Kang Dedi Mulyadi Channel

Sumber foto thumbanil vidio youtube Kang Dedi Mulyadi Channel

NUANSA SUKABUMI — Sebuah video berjudul “WAHYU SEBELUM JADI KADES MENGAKU BERISTRI DUA” yang diunggah di kanal Kang Dedi Mulyadi Channel menjadi perbincangan publik setelah memperlihatkan pengakuan mengejutkan dari seorang bakal calon kepala desa (kades) bernama Wahyu sebelum resmi terpilih.

Dalam rekaman tersebut, Wahyu mengaku pernah beristri dua pada masa lalu sebelum menjadi calon kades, yang kemudian memicu respons dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Menurut cuplikan video yang beredar, pengakuan Wahyu ini diungkapkan ketika sejumlah warga dan tim relawan mendiskusikan latar belakang serta komitmennya jika kelak menjabat sebagai kepala desa. Pernyataan soal memiliki dua istri tersebut disebut sebagian warga sebagai bahan pertimbangan moral dan etika kepemimpinan lokal.

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi yang juga hadir dalam konten video memberi pesan tegas soal transparansi dan profesionalitas dalam pemerintahan desa. Ia menekankan bahwa figur pemimpin desa harus menjadi teladan dalam integritas dan akhlak, serta siap mempertanggungjawabkan segala catatan masa lalu secara terbuka kepada masyarakat.

Selain itu, Dedi Mulyadi juga menginstruksikan audit penggunaan dana desa di wilayah setempat, dengan tujuan mendorong pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab. Instruksi tersebut dianggap sebagai respons untuk memperkuat rasa kepercayaan warga terhadap calon kepala desa yang bersangkutan.

Video yang berdurasi panjang dan mengulas latar belakang beberapa calon kepala desa itu kini telah menarik ribuan penonton dan komentar dari netizen, banyak di antaranya menilai pentingnya keterbukaan informasi pribadi serta akuntabilitas pejabat publik desa di era digital saat ini.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Pelepasan Calon Jemaah Haji Kloter 13 JKS Tahun 2026
Potensi Tersembunyi Desa Bantar Gebang  Hamparan Sawah di Pelukan Pegunungan, Siap Disinergikan dengan Koperasi Desa Merah Putih
Silaturahmi Kader PKS di Dapil 1, Hj Leni Liawati dan Anggota DPR RI H Slamet Perkuat Soliditas dan Serap Aspirasi
DPRD Sukabumi Apresiasi Inovasi Samsat Cibadak, Kebijakan Pajak Baru Dinilai Permudah Masyarakat
Komisi IV DPRD Sukabumi Kaji Ulang Perda Ketenagakerjaan, Libatkan Buruh dan Pengusaha
Rapat Kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Revisi Raperda Ketenagakerjaan, Fokus Serap Aspirasi Publik
Penegakan Perda Disorot, DPRD Sukabumi Desak Satpol PP Bertindak Tegas terhadap Dugaan Perusahaan Ilegal
Perkuat Fungsi Anggaran, Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sukabumi Ikuti Bimtek di Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:49 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Pelepasan Calon Jemaah Haji Kloter 13 JKS Tahun 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:37 WIB

Potensi Tersembunyi Desa Bantar Gebang  Hamparan Sawah di Pelukan Pegunungan, Siap Disinergikan dengan Koperasi Desa Merah Putih

Minggu, 19 April 2026 - 15:39 WIB

Silaturahmi Kader PKS di Dapil 1, Hj Leni Liawati dan Anggota DPR RI H Slamet Perkuat Soliditas dan Serap Aspirasi

Sabtu, 18 April 2026 - 16:58 WIB

DPRD Sukabumi Apresiasi Inovasi Samsat Cibadak, Kebijakan Pajak Baru Dinilai Permudah Masyarakat

Rabu, 15 April 2026 - 17:15 WIB

Rapat Kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Revisi Raperda Ketenagakerjaan, Fokus Serap Aspirasi Publik

Berita Terbaru