
NUANSA SUKABUMI – Kepala sekolah bersama guru dan para murid MI Sindang Asih melakukan kegiatan gotong royong membuat bronjong sebagai upaya antisipasi terjadinya longsor dan luapan air wahangan akibat hujan deras yang belakangan ini sering turun. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (9/12/25) di area belakang sekolah yang rawan erosi.
Bronjong dibuat dengan susunan batu kali yang dibungkus kawat khusus, kemudian dipasang di sisi tebing dan area saluran air. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat struktur tanah dan memperlancar aliran air agar tidak menggenang ketika intensitas hujan meningkat.
Pembuatan bronjong merupakan bentuk edukasi lingkungan bagi siswa sekaligus aksi nyata dalam menjaga keamanan sekolah. “Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga memahami kondisi lingkungan serta terlibat langsung dalam solusi,” ujar Kepsek Mi Sindang asih ke nuansasukabumi com
Salah satu siswa mengaku senang terlibat dalam kegiatan ini. Selain membantu menjaga lingkungan sekolah, kerja sama antar siswa dan guru membuat suasana menjadi lebih kompak.
Dengan adanya bronjong tersebut, pihak sekolah berharap risiko terjadinya longsor atau luapan air dapat diminimalisir, sehingga proses kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan aman dan nyaman.






