Jembatan Jalan Kabupaten di Akses Wisata Air Panas Mekarasih Sukabumi Amblas

- Author

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jembatan jalan alternatip kabupaten

Kondisi jembatan jalan alternatip kabupaten

NUANSA SUKABUMI – Jembatan di ruas jalan kabupaten Sukabumi amblas akibat tergerus derasnya aliran Sungai Wahangan. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (15/12/2025) di Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, tepatnya di akses menuju kawasan wisata Pemandian Air Panas Mekarasih.

 

Amblasnya jembatan diduga kuat dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah selatan Sukabumi dalam beberapa hari terakhir. Debit air Sungai Wahangan meningkat dan mengikis bagian bawah konstruksi jembatan hingga menyebabkan badan jalan runtuh dan membentuk lubang besar.

 

Jembatan tersebut berada di ruas jalan kabupaten yang menjadi penghubung utama Kecamatan Simpenan dengan kawasan wisata Pemandian Air Panas Mekarasih. Selain digunakan warga untuk aktivitas sehari-hari, jalur ini juga menjadi akses penting bagi wisatawan.

 

Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Sukabumi, aparat TNI-Polri, serta pemerintah desa setempat telah melakukan pengecekan dan pengamanan. Untuk sementara, akses jembatan ditutup karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

 

Kepala Dusun Mekarasih, Ali Sadikin, berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat.

“Kami selaku perwakilan masyarakat setempat berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi dapat segera merespons kejadian amblasnya jembatan ini dengan langkah penanganan dan perbaikan secepatnya. Mengingat jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas warga serta jalur menuju kawasan wisata Pemandian Air Panas Mekarasih,” ujarnya.

 

Akibat kejadian tersebut, mobilitas warga dan akses menuju lokasi wisata terganggu. Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama saat hujan deras, serta tidak memaksakan melintas di jalur yang terdampak.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Pelepasan Calon Jemaah Haji Kloter 13 JKS Tahun 2026
Curug Larangan Girimukti Diserbu Wisatawan, Surga Tersembunyi di Ciemas Jadi Primadona Baru Sukabumi
Potensi Tersembunyi Desa Bantar Gebang  Hamparan Sawah di Pelukan Pegunungan, Siap Disinergikan dengan Koperasi Desa Merah Putih
Silaturahmi Kader PKS di Dapil 1, Hj Leni Liawati dan Anggota DPR RI H Slamet Perkuat Soliditas dan Serap Aspirasi
DPRD Sukabumi Apresiasi Inovasi Samsat Cibadak, Kebijakan Pajak Baru Dinilai Permudah Masyarakat
Komisi IV DPRD Sukabumi Kaji Ulang Perda Ketenagakerjaan, Libatkan Buruh dan Pengusaha
Rapat Kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Revisi Raperda Ketenagakerjaan, Fokus Serap Aspirasi Publik
Penegakan Perda Disorot, DPRD Sukabumi Desak Satpol PP Bertindak Tegas terhadap Dugaan Perusahaan Ilegal

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:49 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Pelepasan Calon Jemaah Haji Kloter 13 JKS Tahun 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 15:55 WIB

Curug Larangan Girimukti Diserbu Wisatawan, Surga Tersembunyi di Ciemas Jadi Primadona Baru Sukabumi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:37 WIB

Potensi Tersembunyi Desa Bantar Gebang  Hamparan Sawah di Pelukan Pegunungan, Siap Disinergikan dengan Koperasi Desa Merah Putih

Minggu, 19 April 2026 - 15:39 WIB

Silaturahmi Kader PKS di Dapil 1, Hj Leni Liawati dan Anggota DPR RI H Slamet Perkuat Soliditas dan Serap Aspirasi

Sabtu, 18 April 2026 - 16:58 WIB

DPRD Sukabumi Apresiasi Inovasi Samsat Cibadak, Kebijakan Pajak Baru Dinilai Permudah Masyarakat

Berita Terbaru