NUANSA SUKABUMI – Kabar membanggakan datang dari dunia dakwah nasional. Putri asal Cikembar, Nur Afifah, berhasil menembus 14 besar dalam ajang bergengsi AKSI Indosiar 2026 tampil pada Senin, 2 Maret 2026.
Keberhasilan ini bukanlah pencapaian instan. Pada Agustus 2025 lalu, Nur Afifah lebih dulu menunjukkan kapasitasnya di tingkat nasional dengan mengikuti program pembibitan calon dai muda yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, bersama perwakilan lainnya dari Kabupaten Sukabumi, termasuk Ali Sadikin asal Simpenan.
BACA JUGA Potensi Peternakan Desa Mekarasih Dinilai Mampu Dongkrak Kesejahteraan Warga
Prestasi yang diraih Nur Afifah menjadi gambaran nyata kuatnya potensi sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Sukabumi, khususnya di bidang keagamaan dan dakwah. Lingkungan religius yang tumbuh dari keluarga, pendidikan madrasah dan pesantren, hingga dukungan masyarakat menjadi fondasi lahirnya generasi muda yang berdaya saing di tingkat nasional.
Kabupaten Sukabumi selama ini dikenal memiliki basis pendidikan Islam yang cukup kuat, dengan banyaknya lembaga pendidikan keagamaan serta komunitas dakwah yang aktif melakukan pembinaan generasi muda. Hal tersebut menjadi ekosistem yang mendukung munculnya dai dan daiyah muda berbakat.
Lolosnya Nur Afifah ke 14 besar AKSI 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga representasi potensi daerah. Ini menunjukkan bahwa SDM muda Sukabumi memiliki kualitas, keberanian tampil, serta kemampuan intelektual dan spiritual yang mampu bersaing di panggung nasional.







