NUANSA SUKABUMI – Destinasi wisata alam Curug Larangan yang berada di Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, kian menunjukkan daya tariknya sebagai tujuan favorit wisatawan. Setiap akhir pekan hingga musim libur panjang, kawasan ini tak pernah sepi dari kunjungan pelancong lokal maupun luar daerah.
Dikenal sebagai salah satu bagian dari kawasan Geopark Ciletuh, Curug Larangan menawarkan panorama air terjun dengan ketinggian sekitar 30 hingga 50 meter, dikelilingi tebing batu dan hutan alami yang masih terjaga. Keasrian inilah yang menjadi magnet utama, terutama bagi wisatawan yang mencari ketenangan dan pengalaman “healing” di alam terbuka.
Tak hanya menyuguhkan pemandangan, Curug Larangan juga menghadirkan berbagai aktivitas wisata yang diminati pengunjung. Mulai dari berenang di kolam alami, trekking ringan menuju lokasi air terjun, hingga berburu konten foto dan video untuk media sosial.
“Kalau akhir pekan atau libur panjang, pengunjung bisa meningkat signifikan. Banyak yang datang untuk menikmati suasana alami dan airnya yang jernih,” ungkap salah satu warga setempat.
Akses menuju lokasi yang sebelumnya dikenal sulit kini mulai mengalami perbaikan. Pengunjung dapat mencapai titik curug dengan berjalan kaki sekitar 15 hingga 20 menit dari area parkir. Jalur setapak yang disediakan pun cukup nyaman dilalui, sehingga semakin memudahkan wisatawan.
Keberadaan Curug Larangan juga membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat Desa Girimukti. Sejumlah warga memanfaatkan peluang dengan membuka jasa parkir, ojek wisata, hingga warung makan sederhana di sekitar lokasi. Keterlibatan pemuda desa dalam pengelolaan wisata turut menjadi kekuatan dalam menjaga keberlanjutan destinasi ini.
BACA JUGA Kebun Kurma di Sukabumi Tumbuh di Kawasan Geopark Ciletuh, Jadi Magnet Wisata Baru
Menariknya, nama “Curug Larangan” memiliki nilai historis dan budaya tersendiri. Dahulu, kawasan ini dikenal angker dan jarang dikunjungi. Namun seiring waktu, cerita tersebut justru menjadi daya tarik tambahan yang memperkaya pengalaman wisata berbasis kearifan lokal.
Dengan potensi alam yang besar, dukungan masyarakat, serta lokasi yang berada di kawasan strategis Geopark Ciletuh, Curug Larangan dinilai layak dikembangkan sebagai desa wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi. Pengelolaan yang berkelanjutan dan promosi yang tepat diyakini mampu menjadikan destinasi ini sebagai ikon wisata baru di wilayah selatan Sukabumi.






